Tahap Mengenalkan Makanan Pendamping Asi (MPASI) untuk Anak

Mulai dari usia 6 bulan, para orang tua sudah disarankan untuk mulai tahap mengenalkan makanan pendamping asi (MPASI) kepada anak. Memberikan MPASI bertujuan untuk membiasakan anak dalam mengonsumsi makanan bertekstur dan juga memberikan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya yang setiap bulan semakin meningkat.

Dalam tahap mengenalkan MPASI, orang tua tidak bisa memberikan makanan secara sembarangan. Banyak orang tua yang sangat bersemangat dalam mengenalkan MPASI kepada sang anak, sehingga lupa untuk memperhatikan asupan makanan yang tepat. Karena sebenarnya, ada beberapa tahapan dan jenis makanan yang harus diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan jika ingin mengenalkan sang anak pada menu makanan pendamping asi (MPASI).

Cek juga: Mengenalkan Makanan Pendamping Asi (MPASI) pada Anak

Tahap mengenalkan MPASI untuk bayi

Tahap mengenalkan MPASI pada usia 6-7 bulan

Tahap pemberian MPASI untuk bayi
(sumber: Aquarius Studio)

Pada usia ini, si kecil sudah bisa mencerna makanan selain asi. Tahap ini merupakan tahap pengenalan, oleh karena itu makanan yang diberikan bisa berbentuk makanan seperti buah, sayur, nasi atau ayam yang sudah dihaluskan.

Tahap mengenalkan MPASI pada usia 8-9 bulan

Tahap pemberian MPASI untuk bayi
(sumber: lithiumphoto)

Tahap selanjutnya adalah pada usia 8-9 bulan. Pada usia ini, anak mulai bisa untuk makan sebanyak tiga kali sehari. Selain memberikan makanan yang telah dihaluskan, para orang tua juga sudah bisa memulai untuk mengenalkan makanan-makanan padat yang telah dipotong-potong. Biarkan anak memegang makannya sendiri, agar memberikan pengalaman makan yang seru untuk si kecil.

Tahap mengenalkan MPASI pada usia 12 bulan ke atas

Tahap pemberian MPASI untuk bayi
(sumber: yaoinlove)

Usia 12 bulan merupakan usia pertumbuhan si kecil yang sudah semakin maksimal, sehingga untuk cara makan dan pencernaan sudah semakin mantap. Bayi sudah mulai bisa makan sebanyak 3 kali sehari sekaligus memberikan cemilan.

Cemilan-cemilan ringan seperti sayur, buah, dan roti sudah bisa diberikan langsung kepada si kecil.

Makanan yang harus dihindari untuk MPASI

Mengenalkan makanan baru kepada anak memang menjadi hal menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi ketika si kecil menunjukan tanda kegemaran akan makanan yang diberikan, para orang tua pasti senang menyaksikannya.

Tapi, ada beberapa makanan yang harus dihindari saat mengenalkan menu MPASI pada anak. Berikut makanan-makanan yang perlu dihindari:

Susu sapi

Susu sapi mengandung enzim. Anak pada masa MPASI tidak dianjurkan untuk meminum susu sapi, karena akan mengakibatkan kerusakan pada ginjal bayi. Susu sapi juga tidak memberikan nutrisi berlebih yang dibutuhkan bayi pada usia MPASInya

Gandum

Gandung juga salah satu menu makanan yang harus dihindari pada saat memberikan MPASI pada anak. Gandum dapat memicu alergi pada si kecil. Karena itu ada baiknya, jika ingin memberikan gandung kepada anak, maka berikan pada anak saat anak menginjak usia 12 bulan.

Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C dan asam yang tinggi, pada usia pengenalan MPASI, anak masih belum bisa mencernanya secara baik. Memberikan jeruk pada masa pengenalan MPASI juga akan menyebabkan sakit perut dan refluks asam pada bayi.

Selain makan-makanan yang dihindari, pemilihan makanan untuk anak juga harus diperhatikan kualitasnya. Karena jika anak diberikan menu MPASI dengan kualitas yang kurang bagus, baik dari kebersihan atau nutrisi, bayi malah akan mengalami penyakit yang tidak diinginkan.

Untuk mendapatkan bahan-bahan makanan pendamping asi yang baik untuk anak, kamu bisa belanja di aplikasi pasarnow. Kualitas menu MPASI yang tersedia di pasarnow sangat terjamin kualitasnya, karena semua produk yang dikirimkan akan melalui 3 step quality control yang akan menjamin kualitas bahan makanan yang akan diterima.

Downlaod aplikasi pasarnow di AppStore untuk pengguna iOS dan Play Store bagi pengguna Android.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *